Soal Klaim Malaysia, Katon Kecewa kepada Pemerintah

JAKARTA, Kamis, 27 Agustus 2009 KOMPAS.com - Penyanyi Katon Bagaskara (43) prihatin dengan kasus tari pendet. ”Selain mengecam Malaysia, kita juga minta Pemerintah Indonesia peduli pada nasib kesenian dan kebudayaan bangsa,” katanya.

Ia lalu mengeluarkan pendapatnya tentang negeri jiran itu. ”Ekonomi mereka (Malaysia) bagus, sektor pariwisata bagus, tetapi apa yang dapat dipertunjukkan kepada wisatawan? Mungkin karena itu mereka lalu mengklaim seni budaya Indonesia.”

Menurut Katon, saat Indonesia mengalami krisis ekonomi dan menghadapi persoalan terorisme, salah satu yang dapat dibanggakan adalah seni budayanya.

”Banyak sahabat saya, orang asing, yang mengakui luar biasanya kesenian dan kebudayaan Indonesia,” ungkapnya.

Namun, Katon kecewa kepada pemerintah. ”Seharusnya pemerintah memiliki kebanggaan, melindungi kesenian dan kebudayaan Indonesia. Seni budaya itu tak sekadar pertunjukan dan hiburan, tetapi juga membuat ketahanan bangsa lebih kuat,” tuturnya.

”Pemerintah harus mampu membuat rakyat Indonesia bangga pada seni budaya sendiri. Bukan hanya bisa bilang ’Bersama Kita Bisa’, tetapi juga ’Mari kita bangga dan jaga Indonesia yang kaya budaya’. Jangan biarkan rakyat ribut sendiri di Facebook, tetapi segera selamatkan seni budaya kita,” papar Katon bersemangat. (KSP)

Satu Tanggapan to this post.

  1. sangat pantas apabila banyak dari kita yang kecewa dengan tindakan pemerintah atas klaim dari pihak asing. sepertinya tidak pernah ada langkah tegas untuk menyelesaikannya secara tuntas. yang terjadi malah kita menjadi pihak yang kalah dalam memperebutkan sesuatu dengan bangsa asing karena lemahnya diplomasi. bagaimana pemerintah, salahkah rakyatmu apabila menghendakimu untuk melangkah maju?
    Iklan Gratis

    Balas

Tanggapi posting ini