Kau bagiku
adalah jelmaan puisi
kerap kutemui
pada raut pagi
di antara daun basah
dan bau tanah lembab,
senyum matahari
merah tembaga mega
di cakrawala,
semilir bayu menerpa
mengusik hati hampa
pada larut malam
pesta bintang gemintang
kala bulan jadi raja
Saat hati menjerit
berkawan dentingan
dawai-dawai gitar
Kau bagiku
adalah jelmaan puisi
siratan harap nurani
meski batin di dalam
belum lagi berani
(Katon Bagaskara, Paviliun SMP Asisi, Tebet Jakarta [...]