Belahan Jiwa

Ku lihat jam dindingku, sudah hampir jam 2 dinihari. Rasa kantuk tak sedikitipun menyelimuti diri. Pikiranku melayang jauh dan tak menentu kemana arahnya. Tak sengaja ku lihat tumpukan surat-surat di kotak surat pribadi. Ada sebuah dorongan dari bathin untuk membuka, membaca dan mengenang surat-surat tersebut.  Dari semua surat-surat yang ada, mata dan pikiran ku tertuju pada setumpukan surat dengan nama pengirim seseorang yang aku cintai, Chica.

Saat aku membaca surat-surat tersebut tak terasa aku meneteskan airmata, didalam sanubari ini betapa aku mencintainya begitu dalam. Telah lama tak kunjung datang kabarnya. Surat, E-mail, ataupun teleponpun tak pernah datang padaku semenjak teleponku yang terakhirku beberapa bulan yang lalu. Sempat sampai tahun baru 2008, aku mencoba untuk menelpon, namun nomor telepon yang biasa aku hubungi ternyata sudah tak lagi bisa tersambung kembali.

Mungkinkah ia sudah pergi meninggalkan diriku ini. Apabila  ia meinggalkan ku, tolong jangan salah ia karena meninggalkan aku. Salahkan saja aku, karena aku tak mencoba untuk mengerti dan menyayangia dia lebih dalam lagi, hadir saat dia susah dan senang, ataupun ada setiap saat untuk dia. Aku dan dia terpisah jarak dan waktu yang panjang sehingga aku tak bisa memperhatikan dia setiap saat.

Apabila ia membaca ini, kuharapkan dia tahu bahwa aku tetap mencintainya tulus dan menerima segala kelebihan dan kekurangan di dirinya apa adanya. Ku takkan menyalahkannya saat ia meninggalkan diriku, karena segala kekuranganku ini. Aku mencintaimu, Cha ! Sampai kapan juga.

Satu Tanggapan to this post.

  1. caranya luw harus make template yg bisa widget dulu.. salah satu nya template kaya guw.. truz luw masuk tampilan..udah gtu luw k widget..pilih deh..

    Balas

Tanggapi posting ini