Akh, ku buka jendela kamarku. Ku biarkan saja udara pagi ini menggantikan udara kamarku yang tak menentu. Ku nikmati secangkir teh hangat di beranda kamar sambil aku menghayati suara -suara burung menyambut pagi dan juga butiraan-butiran permata membahasai bumi dan menghilang.
Aroma wangi khas teh membawa aku melayang ke nirwana dan ku minum tehnya yang membawa kesejukkan jiwa.
Secangkir teh hangat membawa aku ke dunia yang takkan pernah aku jamah. Secangkir Teh hangat membawa sebuah semangat untuk menempuh beratnya beban hidup ini.
Janganlah engkau pernah meninggalkan aku, secangkir teh hangat.


